Cara Membuat Vector Mata ( Tutorial Vector Wajah #1 )

5:34:00 AM 9

Hai!

Yha.. Seperti biasa saya selalu stuck di bagian kalimat pembuka -_- Kayaknya ga bakalan pernah bisa bikin kalimat pembuka yang ciamik layaknya piring cantik. Apasih -_-

Tuh kan.

Oke. Sesuai dengan judul artikel ini yaitu Cara Membuat Vector Mata, kali ini saya pengin membuat tutorial vector wajah secara keseluruhan tapi dipisah jadi beberapa bagian. Yang pertama kita vector bagian matanya dulu, karena Area "T" ini lah yang menjadi point of view atau yang menentukan kemiripan antara foto dengan hasil vectornya nanti.


Membuat vector wajah memang terbilang rumit, gaes. Jadi untuk kalian yang baru aja mau belajar, menurut saya kunci nya cuman 1. Sabar dan Telaten.

Eh itu 2, deng.

Maksudnya sabar di sini adalah sabar kalau misalkan software nya Not Responding di saat pertengahan jalan dan kalian lupa nge-SAVE!

Terus telaten artinya berlatih secara konsisten, karena di dunia ini tidak ada yang instan. Kecuali kalau kalian punya sofware PRISMA, mending abaikan tutorial ini :"(

Nah, terus mungkin ada pertanyaan di benak kalian sebelum menyimak tutorial ini, misalnya;
Vector itu apa sih, Lam?
Sila baca artikel ini dulu : Pengertian Vektor dan Raster
Wah tutorialnya rumit, ya? Saya maunya yang gampang ada gak?
Ada dong : Cara Membuat Vector Line Art
Wah! sama Lam, susah juga
Yaudah, coba yang ini lebih mudah :  Cara Membuat Siluet
Wadaw, susah juga ini Lam soalnya saya ga punya komputer
Anda mau saya sleding?

 

***

Di tutorial ini saya menggunakan source gambar RESOLUSI HD dari unsplash(dot)com.


Penting sekali bagi seorang pemula untuk menggunakan foto yang beresolusi HD atau minimal tidak blur pada bagian mata, agar pada saat proses tracing tingkat kemiripannya tidak hilang. Semakin tinggi resolusi fotonya maka akan semakin bagus pula kualitas vectornya.

Lanjut ke bagian software. Di sini saya menggunakan software CorelDRAW X5, kalian bisa menggunakan Corel versi di bawahnya atau yang terbaru.


Lanjut ke bagian tools. Dalam proses tracingnya sendiri saya menggunakan Pen Tool untuk pembuatan Shape dan untuk memotong dan menyatukan bagian tertentu kita harus memahami Menu Shapping yaitu Weld, Trim, Intersect, Simplify, Front Minus Back, Back Minus Front, Boundary.

 


Menu Shapping akan muncul apabila ada 2 atau lebih objek yang diseleksi dan akan berfungsi apabila 2 objek tersebut saling bersinggungan. Untuk lebih jelasnya kalian bisa coba fungsi dari masing-masing menu tersebut :)

Nah kira2 itu aja sih yang menurut saya bagian yang paling penting dalam pembuatan vector. Sekarang kita langsung ke proses tracing.

Import gambar yang sudah kalian download di atas tadi ke area kerja CorelDRAW. Bisa resize perkecil apabila gambar terlalu besar.


Pilih Pen Tool lalu mulailah membuat kurva line art pada bagian bulu mata dan bagian yang sudah saya buat di bawah ini.


Lanjut pada bagian alis.


Nah kalau sudah pada tahap ini, boleh kita kasih warna line artnya. Di sini saya menggunakan Palette Color sendiri, kalian bisa download klik di sini bit.ly/PaletteAlam.

Cara mendapatkan warna line artnya bisa menggunakan Eye Droppper, arahkan pada palette warna paling atas, Klik atau ambil warnanya lalu 'tumpahkan' pada Shape yang sudah dibuat tadi.




Hasil sementara. Nah untuk menghilangkan outline warna kuning atau hitam atau apapun tergantung kalian settingnya apa. Klik kanan pada kotak kosong bagian palette document paling atas.


Well done! Kita sudah membuat line art matanya, lanjut ke bagian bola mata.

Buatlah Shape dasar dari bola matanya kira-kira seperti bentuk di bawah ini. Usahakan jangan keluar dari Shape line artnya karena bagian ini lah yang akan berada di belakang line art.


Jika sudah dibuat maka taruh posisi shape bola mata ini diantara foto asli dan shape line art. Tekan Ctrl + End >> Ctrl + Pg Up. Pastikan lagi posisi shape bola mata ini berada persis diantara Line art dan Foto asli dengan menekan Ctrl + Pg Up (untuk naik ke posisi atas 1 tingkat) dan Ctrl + Pg Dn (untuk turun 1 tingkat ke bawah ) Jadi sistemnya menumpuk.


Lalu buatlah lingkaran pada bagian iris mata menggunakan Ellipse Tool sambil menekan tombol Ctrl agar bentuk lingkarannya proporsional.


Lalu kita akan menggunakan fungsi dari Menu Shapping yang kita bahas tadi di atas. Seleksi lingkaran (1) dan dasar bola mata (2) sambil tekan Shift. Jika sudah terseleksi keduanya lalu pilih Intersect.


Maka akan muncul shape iris mata dari hasil singgungan antara lingkaran (1) dan bola mata (2). Posisi shape baru tadi itu berada di atas shape bola mata.

Lanjut, seleksi bagian lingkaran paling atas tadi lagi kemudian perkecil ukurannya seperti pada gambar di bawah ini. Lalu seleksi pada lingkaran dan shape iris yang baru saja dibuat tadi, kemudian pilih intersect.


Lakukan itu sekali lagi pada bagian Pupil.


Nah, jangan lupa untuk tracing bagian refleksi cahaya nya juga, ya. Bikin se-simple-nya aja.


Kemudian warnai menggunakan Eyedropper dengan warna yang sudah ditentukan di bawah.


Selanjutnya adalah hilangkan semua outline yang ada di daerah Iris mata, lalu pilih Transparency tool dan lakukan transparansi pada bagian Iris (biru) tarik ke bagian atas.



Lanjut ke bagian belakang Iris, yaitu dasar bola matanya. Di sini kita bikin 3 lapisan warna pada bagian bola mata yaitu Gelap, Warna Dasar, Warna Terang. Karena warna dasar kita memakai shape dasar bola matanya, maka yang kita buat hanyalah warna gelap dan terangnya saja. Kira-kira seperti gambar di bawah ini.


Lakukan Intersect pada shape 1 dan 2 ke shape dasar bola mata. Jika sudah jangan diberi warna dulu, karena ada yang harus dibuat lapisan warnanya lagi yaitu bagian samping bola mata. Saya gak tau istilah namanya tapi tadi setelah googling ternyata nama biologinya adalah lacrimal caruncle. Susah juga ya nyebutnya. Wkwkwk.



Oke kira-kira seperti ini lagi hasil sementaranya. Tenang, ini pembuatan shape yang terakhir, kok. Langkah selanjutnya adalah pewarnaan pada bagian bola mata dan bagian samping bola mata tadi.


Hilangkan semua outlinenya. Daaaaan Huuwalaaa! Selesai, gaes!



Jika ini terlalu simple, kalian bisa improvisasi di bagian shading atau ditambah efek highlight biar hasilnya lebih syantiq lagi. Selamat berkreasi!

***



N.b : Arisan blog adalah kegiatan rutin Blogger Banjarmasin khususnya anggota PBB (Pena Blogger Banua) yang dilakukan setiap bulannya. Di mana setiap peserta atau anggota yang ikut, wajib membuat artikel tentang blog atau memasukkan link blog yang terpilih dari arisan blog itu sendiri.

Jangan lupa juga kunjungi Website Karya Anak Banua badangsanak.com yang merupakan produk dari PBB. Baca semua artikel-artikelnya yang pastinya seru dan anak muda banget!

#Ngebahas Vector Portrait

5:52:00 AM 5
Halo!

Di #Ngebahas desain kali ini gue mau ngebahas tentang seni digital yang pastinya kalian para pembaca blog ini familiar dengan namanya. Yap! Vector Portrait.

Menurut survey, pada tahun 2017 tingkat populasi pengrajin dan penyuka seni ini tuh semakin meningkat lho. Ng... Survey dari gue sendiri, sih. Hehe. Tapi, mungkin faktor utamanya adalah masyarakat Indonesia zaman now sudah melek akan nilai seni itu sendiri dan karena seni digital vector ini kebanyakan objeknya adalah wajah manusia, jadi kesannya lebih personal gitu dan wajar aja banyak yang suka.

Gue sendiri sudah bergelut di seni vector portrait ini sejak tahun 2013 dan bahkan sampai sekarang jadi kerjaan gue setiap harinya, selain sibuk sama tidur dan main gigit-gigitan sama kucing gue.

#Ngebahas Digital Collage Art

7:19:00 PM 8
Halo!

Udah lama banget gue gak nulis blog, ada kali setahun. Hahaha. Oke, gue nggak bakal beralasan klise layaknya blogger-blogger kebanyakan tapi yang terpenting adalah bahasan gue di postingan kali ini.

Sedikit cerita kalau sekarang di Banjarmasin sudah terbentuk komunitas digital artist namanya Banua Digital Artist. Komunitas yang di dalamnya berkumpul para penggiat seni digital regioal Kalimantan Selatan. Awalnya sempat ragu karena antusiasme anak muda di kota gue ini cenderung sedikit. Tapi karena temen gue Dinur yang kekeuh banget akhirnya doi langsung bikin tanpa pikir panjang. Dan akhirnya sampai sekarang jumlah anggota kami malah semakin banyak. Benar-benar di luar ekspektasi.

Cara Membuat Efek Duo Tone di Photoshop

3:06:00 PM 8

Hai!
Kali ini kita akan belajar bagaimana caranya membuat efek Duo Tone di Photoshop. Mungkin sebagian dari kalian ada yang sudah tahu atau familiar dengan jenis efek ini. Biasanya sudah tersedia di filter kamera handphone itu sendiri seperti efek sephia dan BW.

Cara Membuat Foto Levitasi di PicsArt Android

10:40:00 PM 16


Hai!

Kali ini kita akan belajar bagaimana caranya membuat foto levitasi hanya dengan menggunakan handphone atau lebih tepatnya smarthphone android kalian.

Buat yang belum tau
Levitasi (fotografi), adalah salah satu teknik dalam dunia fotografi. Teknik ini membuat objek di foto terlihat seolah-olah seperti melayang. sumber: wikipedia
Contohnya seperti ini:


Wah emang bisa, Lam? Bukannya harus pakai kamera DSLR yang mahal itu, ya?

Everything is possible kalau kita berpikir lebih kreatif dan sedikit mengeluarkan effort, guys.

Terus gimana caranya wahai Alam yang katanya kreatif dan sedikit mengeluarkan effort?

Nah di sini kita akan menggunakan salah satu aplikasi yang dapat kalian download di playstore, yaitu PicsArt. Kalian bisa langsung mendownloadnya secara gratis. Buat kalian yang pakai iOS maaf banget gue kurang tau ya, soalnya gue nggak mampu beli iPhone :( Kecuali kalau Bang Beta mau melelang semua gundamnya dan rela batal nikah tahun depan sehingga duitnya bisa gue pake buat beli iPhone 3. HAHAHA.


Nah jika sudah di-download langkah selanjutnya adalah tahap pengambilan gambar. Tahap ini adalah yang paling penting karena kalau tidak ada foto, apa yang mau di-edit?
Dalam tutorial ini kita memerlukan 2 foto yang berlatar sama namun yang satu ada objek dan yang satunya lagi tanpa objek.

Kok 2 foto, Lam?

Udeh ikutin aje step by step-nye.

Foto pertama. Cekrek!


Di foto ini objek diminta untuk berpose seperti sedang melayang dengan alat bantu kursi. Terserah kalian mau posenya seperti apa, yang penting kursi yang digunakan adalah kursi yang tidak ada senderannya supaya memudahkan dalam pengeditan.

Foto kedua. Cekrek!


Nah apabila sudah mengambil foto yang pertama. Usahakan posisi handphone kalian tidak berubah, hanya objeknya saja yang disuruh untuk keluar dari frame.

Btw, thanks buat Nuka dan Sekar dari Komunitas Blogger Banjarmasin (Pena Blogger Banua) yang mau disuruh jadi model tanpa dibayar. Hahaha. Yaudah lah ya kalian masuk ke tutorial blog gue juga pasti bahagia. Hahaha.


Well, jika perasa kalian sudah seimbang dan cocok antara foto pertama dan kedua. Kita bisa lanjut ke tahap pengeditan. Let's go!

Buka aplikasi PicsArt yang sudah kalian download tadi. Kemudian TAP! tombol import foto yang berlambang (+)


 Lalu pilih foto yang tanpa objeknya terlebih dahulu. Lalu tambahkan foto yang ada objeknya.


Resize foto sesuaikan dengan ukuran foto dibelakangnya. Kurangi opasitas supaya memudahkan dalam menyesuaikan ukuran dan ketepatan latar antara foto.


Jika sudah pas. TAP! lambang eraser atau penghapus di bagian atas kiri. Atur tingkat hardness dan ukuran brush enghapus menyesuaikan dengan fotonya. Oke di sini gue nggak nentuin seberapa besarnya, jadi kalian bisa improve sendiri, ya. Soalnya tergantung sama kualitas foto kalian.

Oh iya, untuk zooming kalian bisa gunakan 2 jari lalu tarik ke setiap sisinya, seperti zooming foto di instagram gitu.


Mulai menghapus bagian bawah kursi secara perlahan. Atur juga kekerasan (hardness) penghapus supaya gambar objek menyatu dengan latar.


Tinggikan tingkat kekerasan (hardness) pada bagian kursi yang bersentuhan dengan objek supaya hasilnya jos.


Jika sudah semua TAP! logo centang di bagian atas kanan. Selesai, guys!


Tinggal diberi sedikit efek.

Diduga masih ingin menjomblo, seorang Galuh Banjar ditarik Nanang Banjar karena si Nanang sudah kebelet nikah.

Oke ini maksa banget, sih. Tapi hasilnya keren, kan? Yoi!

Nah itu tadi cara mudah membuat foto levitasi hanya menggunakan smartphone android kalian. Nggak perlu laptop, photoshop, nasi sop. Hanya dengan 1 gadget saja kita bisa membuat foto yang keren, kreatif, dan aesthetic. Wadaw bahasa kekenian banget.

Oh iya bagi kalian yang masih bingung dengan penjelasan gue di atas mending langsung klik video tutorial di bawah ini, deh. Dijamin langsung bisa habisin kuota ngerti dan bisa langsung dipraktekin.


Ok gue tunggu karya kalian di instagram, ya. Tag aja ke @rizqialam pasti gue komen. Eh, follow juga boleh, kok. Jiahahaha.


Selamat berkarya.

Cheers!

http://badangsanak.com/