Tutorial Cara Membuat Vector Mata di Affinity Designer

8:57:00 PM

Hai! Selamat datang seniman-seniman freelancer di blog favorite mu, rizqialam.com.

Asik banget gak tuh kalimat pembukanya? Hehe.

Di tutorial kali ini kita akan belajar cara membuat vector mata (lagi), tapi kali ini kita menggunakan software yang berbeda, nih. Yaitu Affinity Designer.



Ada yang sudah tahu software ini sebelumnya?

Oke, saya yakin sebagian besar pasti belum tahu karena software ini terbilang baru.

Jadi, software ini sama seperti software pengolah desain lainnya seperti CorelDraw, Adobe Illustrator, Inkscape (Open Source), dll. Namun, hadirnya software ini lumayan mengguncang dunia per-desain-an. Pasalnya, harga software yang ditawarkan sangat kompetitif dengan fitur-fitur yang disajikan tidak kalah saing apabila kita bandingkan dengan para kompetitornya, Adobe Illustrator maupun CorelDraw.

Maka dari itu, saya langsung 'gercep' membeli lisensi software ini yang hanya dibanderol dengan harga $49 seumur hidup, tanpa berlangganan. Sangat ramah dikantong jika kita bandingkan dengan biaya langganan produk Adobe atau CorelDraw.

Untuk download trial atau membeli lisensinya kalian bisa cek di situs www.affinity.serif.com

Untuk membeli jasa vector profesional dengan hasil yang maksimal kalian bisa cek www.alamcreativeart.com

Lho, ko jadi jualan?


Nah, untuk percobaan pertama menggunakan software ini, sesuai dengan profesi saya sebagai tukang vector, saya mau nyobain membuat vector mata dulu, nih.

Mending kita langsung aja ke step-by-step nya, kuy!

Pertama, kalian bisa download bahannya terlebih dahulu.

DOWNLOAD BAHAN!

Lalu buka Affinity Designer dan bikin dokumen baru dengan ukuran 1000 x 1000 piksel.


Import foto mata yang sudah kalian download tadi ke area kerja dengan cara pilih menu File > Open atau dengan Drag (tarik) file jpg nya ke area kerja.


Bikin layer baru, kemudian kita bisa mulai dengan membuat line art dari mata dan alisnya terlebih dahulu menggunakan Pen Tool.



Kalau sudah, import palette color yang sudah kalian download ke dalam area kerja. Cara import bisa dengan klik menu File > Open atau dengan cara Drag (tarik) file palette nya ke dalam area kerja.

Kemudian ambil warna base line menggunakan Color Picker Tool.


Jika sudah diambil, seleksi shape yang ingin kita beri warna. Kemudian klik pada Color swatches warna yang sudah kita Pick tadi.


Maka shape akan otomatis terwarnai. Lakukan step tadi ke semua shape yang sudah kita bikin. Kemudian hilangkan outlinenya.


Nah itu dia cara membuat line artnya, gaes. Cukup simpel, bukan?

Saya sebenernya mau aja ngejelasin dengan detail step berikutnya. Tapi karena tutorial ini sudah kadung saya buat versi video di kanal YouTube saya, jadi langkah selanjutnya kalian bisa lihat versi videonya saja, ya.

Bilang aja males nulis, Mbah!

Hehehe. Maafkan daku para viewers blog ku :(


Untuk videonya kalian bisa cek di bawah ini.


Oiya, kalian juga bisa cek video saya pertama kali membuat vector wajah secara keseluruhan tapi dengan format Speed Art. Untuk video bernarasi nya menyusul, ya!


Mungkin segitu dulu tutorial kali ini. Kalau ada yang ingin ditanyakan bisa tulis di kolom komentar ya, gaes. Semoga tutorial ini bermanfaat.

Cheers!


N.b : Arisan blog adalah kegiatan rutin Blogger Banjarmasin khususnya anggota PBB (Pena Blogger Banua) yang dilakukan setiap bulannya. Di mana setiap peserta atau anggota yang ikut, wajib membuat artikel tentang blog atau memasukkan link blog yang terpilih dari arisan blog itu sendiri.

Seniman yang tidak lulus masuk kuliah jurusan DKV.

Artikel Terkait

Latest
Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
LIGA588
Cakep!
August 17, 2019 at 4:40 AM delete

Mantap gan artikel-nya, sangat dinantikan untuk artikel yang anda buat selanjutnya

Agen Bola
Casino Online
Judi Slot Online

Reply
avatar

Silahkan bebas berkomentar :) promosi blog sendiri sangat dianjurkan! Tapi kalau SPAM gue delete langsung!
Jangan lupa pakai code || :jempol: :capek: :cemen: :ngakak: :cium: :dadah: :jangan: :ketawa: :mangap: :manja: :marah: :matamuter: :metal: :nangis: :ngeden: :ngupil: :kaget: :sokeren: :takut: :tidur: :senyum: :mikir: :joget: :garing: :bijak: :hormat: :melet: :salam: || untuk memakai emoticon muka gue :v Thank you!